Highlights

Perencanaan Keuangan untuk Kehamilan

May 4, 2017 By 0 Comments

Ada anggapan umum yang menyatakan bahwa orang tua mulai membiayai anak ketika  bayi anda lahir. Anggapan ini sepenuhnya keliru. Sebab, sejatinya orang tua sudah mulai membiayai anak saat sang Bunda mulai hamil. Begitu Bunda mulai hamil, maka segala keperluan harus disiapkan. Mulai dari asupan nutrisi janin, periksa kesehatan janin, asupan gizi Bunda,  nutrisi untuk Bunda, dsb. Tentu saja segala kebutuhan itu memerlukan biaya yang tidak sedikit. Oleh karena itu, alangkah baiknya jika sejalan dengan  merencanakan kehamilan, Anda juga membuat perencanaan keuangan selama kehamilan.

Sebaiknya, Anda memiliki perencanaan keuangan untuk kehamilan sesuai dengan kemampuan keuangan anda. Umumnya, orang tua ingin memberikan yang terbaik untuk anak. Namun, Anda tidak perlu memaksakan diri untuk itu. Satu hal yang perlu dicatat adalah hal yang terbaik untuk anak anda belum tentu yang termahal. Maka, rencanakan keuangan anda untuk kehamilan sesuai dengan kemampuan ada.

 

Perencanaan Keuangan Keluarga

Sebuah keluarga tentu memiliki perencanaan keuangan dengan pos-pos anggaran yang disesuaikan dengan kebutuhan keluarga yang bersangkutan. Namun, secara umum pos-pos anggara itu bisa dibagi sebagai berikut:

  1. Tabungan

Tabungan adalah uang yang anda sisihkan di depan, bukan sisa dari uang anda setelah dikurangi dengan kebutuhan-kebutuhan lain. Sebaiknya anda memiliki perencanaan berapa persen dari penghasilan keluarga yang dimasukkan tabungan. Setelah itu sisanya digunakan untuk memenuhi operasional rumah tangga.

  1. Cicilan Utang

Cicilan utang bisa berupa cicilan rumah, kendaraan atau cicilan kebutuhan hidup yang lain. Kalau anda masih mengontrak rumah, lebih baik masukkan biaya kontrak rumah tahun depan ke dalam pos ini untuk meringankan beban anda dikemudian hari. Dalam masa kehamilan, masukkan pula “cicilan” biaya persalinan ke dalam pos ini sehingga anda tidak kelabakan dengan biaya persalinan.

 

  1. Pengeluaran Rutin

Pengeluaran rutin meliputi rekening listrik, telepon dan rekening air. Biaya transportasi juga masuk dalam pengeluaran rutin. Dalam masa kehamilan, akan lebih baik jika Calon Bunda menambahkan item periksa kandungan ke dalam pos anggaran ini.

  1. Biaya hidup

Pos biaya hidup diisi dengan biaya kebutuhan anda sehari-hari. Misalnya kebutuhan dapur, makan, minum, dsb. Dalam masa kehamilan, jangan lupa menambahkan menu-menu sehat serta buah-buahan ke dalam pos ini. Sehingga anda harus mengatur ulangpengeluaran pos ini.

Komponen-Komponen dalam Kehamilan  

Calon Bunda bisa mengatur dan mengelola perencanaan keuangan  sesuai dengan tingkat kemampuan finansial anda. Salah satu hal yang harus diingat adalah jangan memaksakan diri. Jika Anda memaksakan diri, maka kehidupan finansial anda terancam memburuk. Ada beberapa komponen anggaran selama kehamilan yang membutuhkan pengeluaran. Ada komponen anggaran rutin dan tidak rutin. Anda harus mengatur agar setiap komponen memiliki pos anggaran sendiri sehingga tidak mengganggu kebutuhan lain.

Beberapa komponen anggaran selama kehamilan adalah, sbb:

  1. Periksa Rutin

Pemeriksaan rutin adalah hal yang harus anda lakukan selama masa kehamilan. Dengan pemeriksaan rutin, Calon Bunda bisa mengetahui perkembangan dan kesehatan janin anda. Anda juga akan mengetahui kasus-kasus yang mungkin terjadi pada janin anda sehingga jika terjadi sesuatu kasus terhadap janin anda, hal itu bisa diketahui lebih dini sehingga bisa segera diatasi.

  1. Nutrisi untuk Bunda

Selama masa kehamilan, asupan nutrisi untuk Calon Bunda harus terpenuhi untuk menjaga kesehatan Calon Bunda. Usahakan makan hanya makanan sehat yang memenuhi gizi yang diperlukan oleh tubuh Calon Bunda dan janin. Makanan tidak harus mewah asal memenuhi kebutuhan karbohidrat, protein yang mencukupi, vitamin dan mineral. Dan yang paling dibutuhkan oleh Calon Bunda yang sedang hamil adalah zat besi. Calon Bunda harus menambahkan zat besi dalam menu sehari-hari. Tentu saja nutrisi Calon Bunda membutuhkan anggaran tambahan dibanding hari-hari sebelum kehamilan.

  1. Nutrisi untuk Janin

Selain nutrisi untuk Calon Bunda, Anda juga harus mempersiapkan anggaran untuk nutrisi si janin. Biasanya berupa vitamin yang mendukung perkembangan otak si janin.

  1. Kebutuhan Janin Menjelang Kelahiran

Jauh sebelum bayi anda lahir, Anda sudah harus mempersiapkan anggaran untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan calon bayi anda. Kebutuhan-kebutuhan yang harus disiapkan diantaranya adalah: pakaian, popok, tas bayi, perlengkapan mandi, assesoris pakaian seperti sarung tangan, kerudung kepala dan kaus kaki. Selain itu juga perlengkapan tubuh bayi seperti minyak telon, minyak bayi dan bedak. Juga perlengkapan lain yang membutuhkan anggaran tersendiri.

  1. Persalinan

Kebutuhan anggaran yang paling besar kiranya adalah persalinan. Apalagi jika proses persalinan dilakukan dengan operasi, tentu anggaran yang dibutuhkan semakin membengkak. Oleh karena itu, Anda harus bijaksana dalam menentukan dan memilih cara dan tempat persalinan yang terjangkau oleh kemampuan anda.

Mensiasati Keuangan

Pada prinsipnya kebutuhan keuangan selama kehamilan dan persalinan bisa disiasati dengan bijak. Ada beberapa pos yang memang harus anda persiapkan secara pribadi anggarannya. Misalnya periksa rutin, kebutuhan nutrisi dan kebutuhan perlengkapan bayi anda. Namun ada pula pos yang bisa anda hemat, yaitu persalinan.

Untuk pos anggaran yang memang harus anda siapkan secara pribadi, Anda bisa mensiasatinya dengan pilihan-pilihan. Misalnya, untuk pemeriksaan rutin. Jika Anda memang memiliki dana yang cukup, Anda boleh pergi ke Dokter spesialis yang terkenal yang praktek di Rumah Sakit bergengsi. Tentu dengan bayaran yang mahal pula. Tapi, bagaimana jika anggaran anda terbatas? Tidak perlu khawatir. Anda bisa melakukan pemeriksaan rutin ke Dokter yang tidak perlu terkenal, namun memenuhi syarat untuk mengetahui kondisi anda dan janin secara baik. Anda juga tidak perlu periksa di Rumah Sakit bergengsi yang bertarif mahal.

Jika ingin lebih hemat lagi, anda cukup periksa ke bidan setempat. Sebenarnya bidan juga sudah dibekali dengan kemampuan standar yang cukup untuk mendampingi Ibu hamil. Apalagi bidan-bidan yang sudah lama praktek tentu memiliki pengalaman membantu persalinan lebih banyak. Jika bidan merasa ada hal-hal yang tidak bisa atau tidak boleh ditangani oleh bidan,  maka tentu akan direkomendasikan untuk periksa ke dokter.

Demikian pula untuk nutrisi untuk Ibu Hamil dan Janin, Calon Bunda cukup menyesuaikan dengan anggaran yang dimiliki. Tetap ingat pada satu hal, yaitu: berkualitas baik tidak harus mahal. Demikian juga dengan kebutuhan-kebutuhan lain yang bisa disesuaikan dengan kemampuan keuangan anda.

Sedangkan untuk persalinan, anda bisa menghemat biaya persalinan dengan menjadi peserta program asuransi kesehatan. Pilihannya, anda bisa menjadi peserta program asuransi swasta atau program yang disediakan oleh pemerintah. Dengan menjadi peserta asuransi kesehatan, anda sudah menghemat anggaran persalinan.(*arsh)



0 Comments on "Perencanaan Keuangan untuk Kehamilan"


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Leave a Reply