Highlights

Misteri Masa Subur

May 4, 2017 By 0 Comments

Misteri Masa Subur

 

Mengetahui masa subur wanita adalah hal yang penting, terutama bagi pasangan yang menginginkan kehamilan. Meski begitu, masa subur wanita sering kali terasa seperti sebuah misteri, sebab setiap wanita tidak memiliki waktu yang sama. Namun jangan khawatir, kami akan memberikan beberapa petunjuk agar Anda mampu memecahkan misteri masa subur Anda sendiri.

 

1. Apa Itu Masa Subur?

Sebelum menentukan masa subur, pertama-tama Anda tentu harus mengetahui dulu apa yang dimaksud dengan masa subur. Biasanya, masa subur diartikan sama dengan proses ovulasi. Ovulasi adalah salah satu proses dalam siklus menstruasi wanita. Pada proses ini, sel telur yang telah matang akan dikeluarkan dari rahim menuju tuba valopi sehingga sel telur tersebut dapat dibuahi oleh sperma. Nah, apabila sel telur tidak dibuahi, sel telur tersebut akan mati dan luruh bersama dinding rahim. Inilah sebabnya wanita (yang sedang tidak hamil) akan mengeluarkan darah haid.

 

Berdasarkan penjelasan tersebut, kita dapat menyimpulkan bahwa masa subur wanita terjadi pada saat ovulasi. Masalahnya, kapankah ovulasi terjadi?

 

2. Waktu Ovulasi

Waktu ovulasi pada setiap wanita berbeda-beda. Namun Anda dapat memperkirakannya berdasarkan siklus menstruasi. Sekarang, coba hitung lama rata-rata siklus menstruasi Anda. Hari pertama dihitung sejak Anda mengalami haid, dan hari terakhir adalah satu hari sebelum haid berikutnya terjadi. Nah, ovulasi biasanya terjadi sekitar dua minggu sebelum periode haid berikutnya. Sebagai contoh, bila siklus menstruasi Anda adalah 28 hari, berarti ovulasi terjadi sekitar hari ke-14.

 

Untuk mendapatkan perhitungan yang lebih akurat, ada beragam alat bantu yang bisa Anda gunakan, misalnya ovulation predictor kit dan ovulation calculator yang bisa dengan mudah Anda temukan di internet. Selain itu, Anda juga dapat mengetahui masa subur dengan memperhatikan suhu tubuh, memeriksa lendir rahim, atau melakukan USG.

 

3. Waktu Berhubungan Seks

Anggaplah sekarang Anda sudah mengetahui waktu ovulasi Anda, lalu kapankah Anda sebaiknya melakukan hubungan intim agar cepat hamil? Apakah harus pada hari yang sama dengan ovulasi? Jawabannya, tidak harus. Selain memperhitungkan waktu ovulasi, Anda juga perlu menghitungkan masa hidup sperma. Dalam kondisi yang prima, sperma dapat bertahan hidup paling lama 5 hari, sementara ovulasi pada wanita hanya terjadi selama 24-48 jam. Jika Anda melakukan hubungan seks sebelum 5 hari dari waktu ovulasi, Anda tidak akan mengalami kehamilan. Semakin dekat dengan masa subur, kemungkinan terjadinya kehamilan akan semakin tinggi. Oleh karena itu, waktu terbaik untuk melakukan hubungan seks (bila Anda menginginkan kehamilan) adalah dua hari menjelang ovulasi dan pada saat ovulasi.

 

Setelah mengetahui masa subur dan waktu yang tepat untuk berhubungan seks, Anda dapat mulai merencanakan kehamilan. Di lain pihak, pengetahuan ini juga berguna bagi pasangan yang ingin menghindari kehamilan. Tentu saja dengan asumsi bahwa perhitungan Anda memang akurat.



0 Comments on "Misteri Masa Subur"


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Leave a Reply