Highlights

Mempersiapkan Tubuh

May 4, 2017 By 0 Comments

Bagi setiap wanita, kehamilan adalah pengalaman yang menakjubkan. Menantikan kehadiran buah hati menjadi pengalaman tersendiri bagi calon Bunda. Berbagai perasaan bercampur menjadi satu. Senang, bahagia, khawatir, cemas datang pada setiap kesempatan. Doa-doa dan harapan terbaik dipanjatkan dengan harapan diberikan keturunan yang baik dengan kondisi yang sempurna.

Setiap kehamilan sebenarnya memiliki karakter yang berbeda. Ada kehamilan yang “rewel” ada pula kehamilan yang “tidak rewel”. Kehamilan rewel adalah istilah yang umum digunakan untuk menyebut kehamilan yang ujiannya  begitu berat. Misalnya mula-mual yang tak pernah mereda, membaui aroma makanan saja sudah cukup untuk membuat Calon Bunda muntah atau malah enggan makan. Hal yang lebih ekstrem misalnya Calon Bunda harus istirahat total selama satu atau beberapa minggu di tempat tidur.

Namun, pada kehamilan yang tidak rewel, Calon Bunda merasa kondisinya baik-baik saja. Meskipun ada gangguan tapi tidak terlalu berpengaruh pada kehidupan Calon Bunda. Calon Bunda tetap bisa menikmati makan, rasa mual yang hanya sesekali datang atau lebih tahan untuk tidak muntah-muntah.

Tentu saja, untuk menghadapi berbagai kemungkinan karakter kehamilan, Calon Bunda harus mempersiapkan diri sebaik mungkin agar kondisi tubuh prima saat janin mulai tumbuh di rahim.

 

Gaya Hidup Positif

Menyambut kedatangan Buah Hati, Calon Bunda pasti ingin memberikan yang terbaik untuk calon janinnya. Persiapan utama sebelum kehamilan tentu saja menjalani gaya hidup positif. Bagi sebagian Calon Bunda, gaya hidup positif  merupakan perilaku sehari-hari yang sudah menjadi kebiasaan. Namun, bagi sebagian yang lain, menjalani gaya hidup positif memerlukan usaha yang tidak mudah. Hal ini bisa terjadi pada Calon Bunda yang bekerja atau memiliki karir yang bagus. Tuntutan pekerjaan kadangkala tidak bisa dikompromikan dengan tujuan-tujuan pribadi. Sehingga, memilih jalan tengah terbaik menjadi tantangan tersendiri.

Misalnya bagi Calon Bunda yang harus bekerja di kantor hingga larut karena karakter pekerjaannya memang menuntut demikian. Kebiasaan bekerja hingga larut tentu menguras energi dan pikiran. Belum lagi stress akibat tekanan pekerjaan. Apalagi ditambah dengan jarak tempuh ke kantor yang jauh dan macet. Ketidakseimbangan psikologi dan kelelahan fisik akan berakibat negatif bagi Calon Bunda. Akibat yang paling fatal adalah kesulitan hamil. Kondisi ini tentu tidak baik untuk menyambut kehadiran calon Buah Hati. Hal yang sama bisa juga terjadi pada wanita dengan profesi tertentu yang menyebabkan dirinya  berada pada wilayah rentan dalam proses kehamilan.

Oleh karena itu, lebih baik dipertimbangkan jalan terbaik untuk mensiasati antara tuntutan pekerjaan dan tujuan hidup pribadi sehingga keduanya bisa berjalan beriringan.

 

Mempersiapkan Kehamilan

Beberapa hal bisa diusahakan oleh Calon Bunda untuk mempersiapkan kehamilan. Ada hal-hal yang ringan. Namun ada pula hal-hal yang relatif butuh perjuangan bagi orang-orang tertentu. Tapi, demi si Buah Hati, jangan pernah menyerah untuk melakukan yang terbaik. Beberapa diantara persiapan fisik yang  bisa dilakukan adalah:

  1. Kenali Tubuh Anda

Setiap orang dilahirkan dengan karakter masing-masing. Demikian pula dengan tubuhnya. Jika Anda mempersiapkan diri untuk kehamilan, alangkah baiknya jika Anda mengenali tubuh anda dengan lebih baik. Mengenali tubuh adalah memperhatikan respon tubuh anda terhadap rangsangan dari luar. Misalnya, udara dingin akan membuat asma anda kambuh atau makanan tertentu akan membuat kepala anda pusing. Hal ini pentingmengingat dalam kondisi hamil, Anda harus mempertahankan kondisi tubuh anda prima semaksimal mungkin. Dengan mengenali tubuh anda, maka akan membantu Anda menghindari hal-hal yang berakibat negatif pada diri anda.

  1. Jaga Kondisi Tubuh

Dalam mempersiapkan kehamilan, jaga tubuh anda senantiasa dalam kondisi prima. Sebisa mungkin hindari aktivitas yang mengakibatkan anda kelelahan. Sebab, salah satu faktor utama kegagalan kehamilan adalah kelelahan fisik. Ada baiknya anda mengatur pola kerja. Baik wanita karir maupun Ibu Rumah Tangga sama-sama bekerja. Hanya tempat dan jenis pekerjaannya saja yang berbeda. Sehingga, lebih baik Anda mengatur pola kerja sesuai dengan kondisi anda.

  1. Olah Raga Ringan

Selain menjaga diri dari kelelahan, upayakan untuk berolah raga. Pilih olah raga yang ringan dan sesuaikan dengan kemampuan tubuh anda. Anda bisa melakukan olah raga kecil misalnya: jalan kaki atau jogging. Jalan kaki tidak harus jauh. Cukup dengan jalan-jalan di sekitar rumah pada pagi hari 15-30 menit. Lakukan sesering anda bisa. Kalau Anda memiliki jadwal yang padat dan tidak mungkin berolah raga, upayakan untuk lebih banyak bergerak dalam berbagai kesempatan.

Misalnya jika sedang di kantor, usahakan lebih memilih berjalan melalui tangga daripada menggunakan lift. Atau jika anda suka berjalan-jalan di pusat perbelanjaan, anda juga bisa melakukannya di pusat perbelanjaan. Berjalanlah semaksimal anda mampu.Berkeliling pusat perbelanjaan bisa menjadi olahraga meskipun anda tidak menyadarinya. Lakukan setiap hal yang memungkinkan anda memiliki kesempatan bergerak lebih banyak.

  1. Hindari Kebiasaan Negatif

Menghindari asap rokok, minuman beralkohol dan berkarbonasi serta obat-obatan terlarang adalah hal mutlak yang harus dilakukan oleh Calon Bunda. Menghindari empat hal diatas merupakan poin terbesar yang harus anda perhatikan dalam mempersiapkan kehamilan.

Wanita umumnya tidak merokok. Namun, untuk menghindar dari paparan asap rokok menjadi tantangan tersendiri. Apalagi kalau berada di tempat umum. Untuk meminimalisir paparan asap rokok ketika berada di tempat umum, Anda bisa mengenakan masker. Bawa masker sebagai bagian dari kebutuhan Anda.

Selain itu, usahakan juga tidak terlalu banyak mengkonsumsi makanan dan minuman instan. Pada karakter tubuh tertentu, si tubuh bisa saja bereaksi negatif dengan bumbu-bumbu atau bahan makanan tertentu. Karena itu, makanan dan minuman yang alami akan membuat tubuh Anda lebih sehat.  Hindari pula keluar malam jika tidak benar-benar perlu.

  1. Kurangi Ketergantungan pada Obat

Obat itu solusi yang baik untuk keadaan tertentu. Kendati demikian, obat juga menjadi tidak baik atau bahkan berbahaya jika diberikan pada dosis, kondisi dan keadaan yang tidak tepat. Karena itu dalam mempersiapkan kehamilan dan sepanjang kehamilan, upayakan untuk mengurangi ketergantungan pada obat.

Ada sebagian orang yang dengan keluhan sedikit saja pusing atau sedikit sajameriang sudah memutuskan untuk minum obat. Bahkan ada kasus tertentu ada orang yang adiktif terhadap sebuah merk obat. Sehingga, si adiktif tersebut merasa harus minum obat merk tertentu agar tubuhnya segar dan fit, kendati dia tidak sedang memilikikeluhan apa-apa. Minum obat merk tersebut baginya sudah seperti minum kopi dipagi hari. Pada kondisi seperti itulah obat justru menjadi berbahaya. (*arsh)



0 Comments on "Mempersiapkan Tubuh"


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Leave a Reply