Highlights

Gejala Kehamilan yang Mudah Dikenali

May 4, 2017 By 0 Comments

Kehamilan merupakan salah satu puncak kebahagiaan bagi seorang wanita. Namun, ada pula sebagian kecil wanita yang merasa gugup, khawatir bahkan takut membayangkan kehamilan. Ada baiknya, Bunda mengenali gejala-gejala awal kehamilan sehingga memiliki kesiapan mental untuk menyambut kehamilan. Secara umum, gejala kehamilan yang biasa dirasakan oleh Bunda adalah sbb:

  1. Mual

    Mual adalah gejala kehamilan yang paling umum dan mudah dikenali secara kasat mata. Rasa mual itu terjadi karena peningkatan hormon HCG (Human Chorionic Gonadotrophin). Peningkatan hormon HCG ini menyebabkan efek pedih pada lapisan perut sehingga menimbulkan rasa mual. Biasanya, rasa mual ini terjadi pada 3 bulan pertama masa kehamilan.  Selain mual, Bunda  juga merasa lebih sensitif pada aroma tertentu. Bahkan aroma makanan sekalipun.

  2. Terlambat Haid

    Terlambat haid juga merupakan salah satu tanda kehamilan yang paling mudah dikenali. Namun perlu dicatat bahwa tidak semua keterlambatan haid bisa  diartikan sebagai tanda kehamilan. Sebab lain dari terlambat haid misalnya karena tingkat stress yang tinggi, terforsir secara fisik atau gangguan hormonal. Karena itu, keterlambatan haid perlu juga didukun goleh gejala-gejala lain untuk memastikan kehamilan.

  3. Mudah Lelah

    Di awal kehamilan, Calon Bunda akan merasa mudah sekali merasa lelah. Sedikit saja melakukan sesuatu sudah ingin istirahat atau lebih nikmat lagi ingin selalu bermalas-malasan  di tempat tidur. Hal ini sering dikaitkan dengan peningkatan hormon progesteron. Selain itu juga disebabkan karena menurunnya kadar gula darah dan tekanan darah karena kebutuhan yang meningkat untuk  Bunda dan janin.

  4. Gangguan pada Kepala, Pinggang dan Perut

    Gejala yang juga sering terjadi pada wanita hamil adalah pusing atau sakit kepala, sakit di pinggang dan kram perut. Pusing diyakini disebabkan oleh kurangnya pasokan nutrisi pada darah atau tekanan darah yang rendah. Karena itu Bunda dianjurkan senantiasa mengkonsumsi penambah darah secara teratur. Selain itu juga bisa disebabkan karena kegelisahan, rasa lapar yang melewati ambang batas atau perut yang kosong.

    Sedangkan sakit di pinggang disebabkan karena bagian tersebut sedang terus menerus mempersiapkan diri untuk mendukung kehamilan hingga kelahiran. Pada sebagian kasus, sakit di pinggang bahkan bisa terus terjadi secara teratur hingga melahirkan.

    Sementara untuk kram perut yang terjadi secara teratur disebabkan karena penyesuaian letak uterus. Keluhan ini akan berakhir saat posisi uterus sudah berada ditengah dan disangga oleh panggul. Biasanya keadaan itu terjadi saat kehamilan memasuki trimester kedua.

  5. Sembelit

    Sembelit atau susah buang air besar terjadi akibat peningkatan produksi hormon progesteron. Hormon ini memang diperlukan tubuh Bunda untuk mengendurkan otot-otot rahim dan mengendurkan otot dinding usus. Akibatnya  Bunda akan mengalami susah buang air besar. Proses ini juga memungkinkan penyerapan nutrisi yang lebih baik saat hamil.

  6. Sering Buang Air Kecil

    Tanda-tanda kehamilan berikutnya adalah semakin sering Bunda buang air kecil. Saat hamil, janin yang tumbuh di dalam rahim akan menekan kandung kemih sehingga daya tampungnya berkurang. Hal ini  mengakibatkan kandung kemih cepat penuh sehingga frekuensi buang air kecil pun akan bertambah.

  7. Emosi Labil

    Wanita yang hamil memiliki mood yang mudah sekali berubah. Bisa saja di satu waktu Bunda merasa sangat bahagia, namun beberapa saat kemudian menjadi uring-uringan. Marah-marah kepada suami hanya karena hal-hal kecil. Bunda tidak perlu mengkhawatirkan perubahaan mood ini karena merupakan gejala normal. Mood yang cepat berubah karena terjadi perubahan hormon secara drastis di tubuh Bunda.

  8. Payudara Membengkak

    Nyeri atau kesemutan di payudara menjadi salah satu gejala kehamilan yang paling umum. Di awal kehamilan, payudara akan mempersiapkan diri untuk memproduksi ASI. Payudara pun  menjadi membengkak, lembut dan sensitif selama beberapa waktu. Selain payudara yang membengkak, salah satu tanda lainnya adalah warna puting susu menjadi lebih gelap.

  9. Perubahan Bentuk Tubuh

    Jika Bunda sedang hamil bukan hanya perut yang akan membesar, tapi beberapa daerah lain seperti bokong, paha, dada serta lengan biasanya akan ikut mengalami pembengkakan. Hal ini diyakini untuk memperkuat fisik sehingga mampu menopang janin yang berada dalam kandungan.

  10. Sering Meludah

    Tanda kehamilan ini terjadi akibat pengaruh perubahan hormon estrogen, biasanya terjadi pada kehamilan trimester pertama. Kondisi ini biasanya menghilang setelah kehamilan memasuki trimester kedua.

  11. Munculnya Bercak Darah

    Bercak darah atau yang lazim disebut flek ini muncul sebelum menstruasi berikutnya. Biasanya terjadi antara 8-10 hari setelah terjadinya ovulasi. Bercak darah ini disebabkan oleh implantasi  atau menempelnya embrio pada dinding rahim. Seringkali, munculnya bercak darah pada saat kehamilan disalahartikan Bunda sebagai menstruasi.

  12. Ngidam

    Ngidam merupakan gejala kehamilan yang sangat populer. Sebab, cerita tentang ngidam selalu menjadi bumbu penyedap cerita bagi  Bunda maupun  Ayah.  Tanpa alasan yang jelas, mendadak Bunda sangat menginginkan makanan tertentu. Tidak peduli waktu sedang tengah malam atau hujan lebat. Makanan yang diminta pun seringkali yang sebelumnya tidak terbayangkan sama sekali.

Itulah tanda-tanda yang mudah dikenali jika seorang wanita sedang hamil. Bisa jadi ada gejala-gejala  lain yang sifatnya khusus atau spesifik untuk kasus-kasus tertentu dan tidak berlaku secara umum. Tapi, disini hanya disampaikan tanda-tanda atau gejala-gejala yang umum terjadi pada setiap kehamilan.#



0 Comments on "Gejala Kehamilan yang Mudah Dikenali"


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Leave a Reply