Highlights

Cara Merawat Payudara Saat Hamil Supaya ASI Lancar

May 4, 2017 By 0 Comments

Banyak mama hamil mengabaikan perawatan payudara. Bisa jadi karena malas atau tidak mengetahui pentingnya merawat payudara selama masa kehamilan. Padahal perawatan payudara yang benar akan membuat produksi Air Susu Ibu (ASI) cukup, sehingga setelah melahirkan mama bisa lancar menyusui bayi. Tidak akan ada lagi mama yang mengeluh produksi ASI sedikit atau ASI tidak keluar saat bayi lahir.

Pada saat hamil biasanya terjadi perubahan pada bentuk payudara mama. Perubahan yang dipengaruhi oleh hormon-hormon kehamilan, terutama hormon prolaktin ini dimulai sejak usia kehamilan delapan minggu. Payudara jadi terlihat lebih besar dan terasa lebih kencang. Urat-urat pembuluh darah makin terlihat jelas dan areola menjadi lebih gelap. Semua perubahan itu sebenarnya adalah persiapan kelenjar-kelenjar payudara untuk memproduksi susu. Namun, mama hamil tidak disarankan untuk melakukan perawatan payudara saat hamil muda, sebab dikhawatirkan akan memicu kontraksi rahim. Sebaiknya mama melakukan perawatan payudara saat kehamian mama memasuki usia 5-6 minggu.

Berikut adalah perawatan payudara yang bisa mama lakukan:

Memakai bra yang sesuai dan nyaman.

Saat hamil, payudara mama membesar maka sebaiknya mengganti ukuran bra dengan ukuran yang sesuai. Hal ini supaya mama tetap nyaman meskipun ukuran payudara berubah. Pilih payudara yang benar-benar sesuai ukuran payudara, sebab jika terlalu sempit dapat menghambat pembesaran kelenjar payudara dan jika longgar tidak dapat menopang payudara dengan baik.

Pilih bra dari bahan yang mudah menyerap keringat sebab saat hamil tubuh mama akan cenderung mengeluarkan keringat lebih banyak. Buat mama yang memiliki payudara sangat besar sebaiknya memilih bra dengan penyangga kawat supaya bisa menopang payudara dengan lebih baik. Bra yang tidak tidak bisa menopang payudara dengan baik dapat membuat payudara turun sehingga membentuk lipatan bagian baah payudara.

Pemijatan payudara.

Mama dapat memijat payudara tiap sebelum mandi. Siapkan dua baskom berisi air dingin dan air panas, baby oil, kapas, dan handuk. Oles payudara dengan baby oil, terutama di bagian areola dan putting. Bersihkan dengan kapas bagian-bagian yang telah diolesi baby oil. Pijat payudara memutar searah jarum jam dan sebaliknya dengan baby oil. Tarik-tarik putting supaya keluar. Ketuk-ketuk area sekeliling payudara dengan ujung ruas jari untuk melancarkan sirkulasi darah di area payudara. Seteah proses pemijatan selesai, kompres payudara bergantian dengan air hangat lalu bilas dengan air dingin.

Senam untuk mengencangkan payudara.

Fungsi senam adalah untuk memperkuat otot pektoralis di bagian dada, sehingga dapat memadatkan payudara dan merangsang produksi ASI. Cara senam untuk mengencangkan payudara ada dua posisi:

  • Posisi berdiri: posisi tangan seperti orang bersidekap, dimana tangan kanan memegang bagian lengan bawah kiri dekat siku dan tangan kiri memegang lengan bawah kanan. Tekan kuat-kuat ke arah dada dengan cara mempererat pegangan, lalu lemaskan. Lakukan berulang-ulang sebanyak 30 kali,
  • Posisi duduk: pegng bahu dengan kedua ujung tangan, lalu siku diputar ke depn sehingga lengan bagian dalam seperti memijat payudara ke arah atas. Lalu lanjutkan dengan gerakan tangan ke atas ke belakang hingga kembali ke posisi semula. Lakukan sebanyak 30 kali.

Mudah bukan mama, cara perawatan payudara selama kehamilan? Semoga mama bisa rutin mempraktekkan dan ASI keluar lancar setelah melahirkan, ya?



0 Comments on "Cara Merawat Payudara Saat Hamil Supaya ASI Lancar"


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Leave a Reply