Highlights

Cara Menghindari Anemia Saat Sedang Hamil

May 4, 2017 By 0 Comments

Salah satu gangguan kesehatan yang sering dikeluhkan oleh mama hamil adalah anemia. Mama hamil divonis anemia apabila kadar Hb-nya kurang dari 11 gr/dl pada saat trimester pertama dan ketiga kehamilan dan kurang dari 10,5 gr/dl pada trimester kedua. Jika anemia pada mama hamil tidak segera ditangani, maka akan berisiko menyebabkan kelahiran prematur, pendarahan saat bersalin, berat badan janin rendah, anak terlahir cacat, serta depresi pada mama seusai melahirkan.

Maka, dapat disimpulkan bahwa anemia adalah suatu gangguan kesehatan yang sangat berbahaya apabila diderita oleh mama hamil. Memang, ketika sedang hamil, anemia wajar terjadi. Tanda-tanda anemia pun tidak jauh beda tanda-tanda kehamilan, seperti mudah lelah, pucat, dan sering pusing. Namun, apabila mama yang sedang hamil mengalami gejala berikut:

  • Tiba-tiba merasa sesak nafas tanpa sebab.
  • Jantung berdebar kencang dan tidak beraturan.
  • Tidak sadarkan diri/ pingsan.

Maka sebaiknya mama hamil mewaspadai penyakit anemia yang berat, sebagai penyebabnya. Mama hamil sebaiknya berkonsultasi ke dokter supaya memperoleh pengobatan yang dibutuhkan untuk menangani anemia yang dideritanya.

Sebagai informasi, ada tiga jenis anemia yang bisa terjadi pada mama hamil:

  • Anemia Defisiensi Zat Besi: disebabkan oleh kekurangan zat besi yang mengakibatkan kekurangan hemoglobin, akibatnya darah tidak dapat mengangkut oksigen dengan cukup ke seluruh jaringan tubuh.
  • Anemia Defisiensi Vitamin B12: terjadi karena mama hamil kekurangan asupan Vitamin B12, sehingga menyebabkan tubuh tidak bisa memproduksi sel darah merah dalam jumlah yang banyak.
  • Anemia Defisiensi Asam Folat: disebabkan karena tubuh mama hamil kekurangan asam folat, akibatnya tubuh tak bisa memproduksi cukup sel darah merah untuk mengangkut oksigen e seluruh tubuh. Kekurangan asam folat juga berisiko menyebabkan kelahiran bayi cacat.

Agar mama hamil dapat terhindar dari penyakit anemia yang berat, maka sebaiknya melakukan beberapa langkah pencegahan sebagai berikut:

  • Melakukan pemeriksaan darah lengkap sebelum merencanakan kehamilan atau minimal cek saat trimester pertama kehamilan.
  • Lakukan kontrol rutin dan teratur saat sedang hamil, sesuai saran dokter kandungan.
  • Konsultasi dengan dokter kandungan apakah mama membutuhkan asupan suplemen tambahan untuk meningkatkan produksi sel darah merah.
  • Tingkatkan konsumsi makanan yang banyak mengandung zat besi, seperti daging merah, telur, kacang-kacangan, dan sayuran berwarna hijau.
  • Perbanyak asupan makanan yang mengandung asam folat tinggi, seperti sereal, ikan salmon, roti gandum, dan lain-lain.
  • Minum susu untuk mama hamil secara teratur minimal dua kali sehari. Susu yang kayak asam folat akan membantu meredakan gejala anemia.

Nah, mama, semoga kehamilan mama selalu sehat dan bebas dari penyakit anemia, ya! Jika dirasa mengalami gejala-gejala seperti yang sudah disebutkan, jangan ragu untuk segera menghubungi dokter kandungan, mama.



0 Comments on "Cara Menghindari Anemia Saat Sedang Hamil"


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Leave a Reply