Highlights

Awal Kehamilan-Trimester 1

May 4, 2017 By 0 Comments

Kehamilan adalah salah satu karunia terbesar dalam kehidupan manusia. Orang bekerja keras, mengejar karir, berjuang menggapai puncak kemampuan pada akhirnya adalah untuk memberi kebahagiaan pada anak-anaknya. Segala pencapaian manusia akan terasa hambar jika dirinya belum juga dikaruniai anak. Maka, mempersiapkan segala yang terbaik adalah pilihan paling tepat bagi calon Ayah-Bunda.

Masa kehamilan secara umum diyakini selama 9 bulan 10 hari. Walaupun menurut pengalaman panjang kelahiran,  tiap anak lahir dengan masa kandungan berbeda-beda, tidak tepat 9 bulan 10 hari. Namun titik akurasi itulah yang menjadi pijakan bagi setiap orang. Dari masa 9 bulan itulah, untuk kepentingan menganalisa pertumbuhan janin, para dokter dan ahli kandungan kemudia memilah-milah masa sembilan bulan itu menjadi beberapa bagian. Ada yang memilahnya tiap minggu, tiap bulan atau tiap 3 bulan.

 

Perkembangan Janin  Trimester 1  

Awal-awal masa kehamilan adalah saat yang paling rentan bagi  janin dan Bunda.  Sebab, pada 3 bulan pertama itulah terjadi proses pembuahan hingga janin memiliki kelengkapan bakal organ tubuh.  Pada bulan pertama setelah pembuahan terjadi, peleburan sel telur dan sperma yang disebut  Zigot bergerak menuju ke dinding rahim dan berdiam disitu. Sel-sel yang awalnya membentuk Zigot terus menerus membelah diri dan lambat laun berkembang hingga membangun fungsi organ-organ tubuh. Dimulai dari membentuk belahan otak, tulang belakang hingga benih organ-organ dalam tubuh.

Pada akhir bulan pertama, seluruh benih organ tubuh telah lengkap dengan ukuran mungil dan bentuk yang sederhana. Namun, di dalam embrio tersebut, benih-benih organ tubuh telah mulai melakukan metabolisme seperti yang terjadi pada tubuh orang dewasa.

Pada bulan kedua hal paling menonjol yang terjadi adalah perkembangan dari embrio menjadi janin. Pada fase ini, bakal jantung mulai berdetak. Detak jantung teratur dan cepat kira-kira 2 kali dalam 1 detik atau 120 kali dalam satu menit. Jantung yang mulai berdetak mengakibatkan darah mulai mengalir beredar ke pembuluh-pembuluh darah yang sudah tersusun konsepnya. Aliran darah inilah yang mendorong pertumbuhan baka-bakal organ yang lain.

Benih-benih organ yang sudah didesain di dalam embrio mulai membentuk diri. Misalnya pada bagian  kepala, tangan dan kaki sudah mulai menemukan bentuk kendati masih  menyerupai tentakel-tentakel. Bakal kepala mulai membentuk diri seiring dengan dimulainya proses pembentukan bakal otak janin.  Dimulainya pembentukan bakal otak janin ditandai dengan dua buah  tonjolan pada bagian kepala. Kelak, dua tonjolan ini akan membentuk dua belahan otak besar.

Bakal tangan sudah mulai menjulur dari bakal tubuh. Demikian pula bakal kaki juga sudah mulai tumbuh menjulur dari bagian bawah bakal tubuh. Ada pula sekelompok sel yang berkumpul membentuk koloni di bagian bakal kepala. Kelak, koloni ini akan membentuk gigi. Masih di bagian bakal kepala, rongga mata pun sudah mulai terbentuk dengan kelopak yang masih tertutup.

Begitu pula dengan bakal organ kelamin. Dia  sudah mulai bergerak ke lokasinya dan kelak akan tumbuh sesuai dengan design embrio apakah dia akan menjadi janin berjenis kelamin laki-laki atau perempuan. Bakal organ-organ dalam yang memproses pencernaan juga mulai melakukan kerja awal.  Pada usia janin 2 bulan, ukuran janin sekitar 1,25-2,5 cm dan terus tumbuh membesar. Memang masih sangat kecil untuk ukuran proses perkembangan organ yang sedemikian rumit.

Memasuki bulan ke tiga yang paling menonjol adalah perkembangan bakal otak dan sistem syaraf pusat yang pesat. Bakal otak kiri dan bakal otak kanan sudah mulai nampak wujudnya dan berkembang pesat. Hal ini pula yang menyebabkan ukuran kepala janin lebih besar dibanding dengan ukuran tubuhnya.

Bakal-bakal organ juga sudah berkembang menemukan bentuknya yang sempurna. Tangan, kaki serta wajah sudah mewujud.  Kini bakal janin telah resmi disebut janin. Pada akhir bulan ketiga, semua organ dan jaringan tubuh janin sudah bekerja selayaknya manusia dewasa kendati dalam fungsi yang sederhana. Dan yang lebih membahagiakan bagi Bunda, janin sudah mulai menggerak-gerakkan tangan dan kakinya. Selain itu, janin juga sudah mampu membuka dan menutup mulutnya.

Namun, gerakan-gerakan yang dilakukan janin masih terlalu halus dan terlalu kecil untuk bisa dirasakan Bunda. Gerakan-gerakan ini sudah bisa dideteksi saat periksa USG. Pada saat itu pula, Bunda sudah bisa menyaksikan jari-jemari lentik janinnya. Umumnya, ukuran janin pada fase ini sekitar 9cm- 10cm.  jika normal, bobotnya dikisaran 14-150 gram.

 

Kondisi Bunda

Pada tiga bulan awal kehamilan, hari-hari  Bunda biasanya terasa agak berat. Secara umum, wanita yang mengalami masa awal kehamilan akan mengalami gejala seperti pusing, sakit kepala, payudara bengkak, dan nafsu makan yang lebih besar dari biasanya. Dan yang paling mudah dilihat dari luar adalah sering mual-mual dan muntah. Gejala kurang mengenakkan ini terjadi karena tubuh  Bunda sedang memproduksi hormon-hormon tertentu sebagai persiapan tubuh untuk menopang kehamilan selama 9 bulan ke depan.

Bunda menjadi lebih sering buang air kecil dan jantung berdebar. Kadarnya berbeda-beda pada setiap wanita, mulai dari gejala ringan hingga gejala berat. Tapi,  pada umumnya keadaan kurang nyaman ini akan berakhir di penghujung trimester pertama. Akan lebih menyenangkan jika Bunda menikmati kekurangnyamanan kondisi tubuh pada fase ini sebagai harga untuk mendapatkan Buah Hati daripada mengeluh dengan segala ketidaknyamanan yang timbul.#

 



0 Comments on "Awal Kehamilan-Trimester 1"


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Leave a Reply