Highlights

6 Cara Supaya Mama Menyusui Lancar Berpuasa

May 4, 2017 By 1 Comment

Mama yang sedang menyusui tetap berkewajiban menjalankan ibadah puasa. Dengan catatan, kondisi badan mama bugar, produksi Air Susu Ibu (ASI) tidak berkurang, mama tidak kekurangan gizi, ataupun mengalami gangguan kesehatan lainnya. Mama tidak perlu khawatir jika puasanya membuat badan lemas atau membuat bayi kekurangan ASI, karena pada dasarnya puasa cuma memindahkan jadwal makan saja.

Supaya mama menyusui bisa lancar menjalankan ibadah puasa, enam cara ini mungkin bisa coba dilakukan:

Makan dengan menu makanan bergizi seimbang.

Hal mendasar dari puasa sebenarnya cuma memindahkan jadwal makan. Jadi, bukan mengurangi makan. Mama menyusui disarankan tetap makan selama tiga kali sehari, yakni pada saat Sahur, saat berbuka puasa, dan sesudah Sholat Tarawih. Meski demikian, sebaiknya mama menyusui menambah jumlah asupan sekitar 300 kalori dari makanan yang dikonsumsinya sehari-hari. Misalkan, saat berbuka, mama bisa makan semangkuk kolak pisang atau bubur kacang hijau, sebelum memakan makanan berat. Makan makanan yang bergizi seimbang dengan komposisi 50% karbohidrat, 30% protein, dan 20% lemak,

Perbanyak konsumsi cairan.

Perbanyak konsumsi cairan utamanya meminum air putih sebanyak 2 liter per hari. Jika perlu, perbanyak makan sayur yang berkuah dan minum jus buah. Tambahkan juga asupan segelas susu, untuk mencegah terjadinya ancaman anemia.

Istirahat yang cukup.

Ketika badan terasa lemas dan berat mama menyusui sebaiknya berbaring dan beristirahat. Manfaatkan waktu untuk beristirahat ketika sedang tidak menyusui dan tidak melakukan pekerjaan. Usahakan untuk tetap tidur kurang lebih selama 8 jam.

Tetap konsisten memerah ASI.

Memerah ASI sangat disarankan, baik untuk mama yang bekerja di luar rumah maupun untuk mama yang stay at home. Sebab produksi ASI mengandung prinsip supply dan demand, artinya semakin banyak ASI yang dikeluarkan, maka produksi ASI juga makin meningkat.

Konsumsi buah kurma.

Di Bulan Ramadhan seperti sekarang ini, buah kurma sangat mudah ditemukan. Buah kurma adalah suplemen alami yang aman untuk dikonsumsi oleh mama menyusui. Kurma kaya akan vitamin B komplek yang bisa mencegah mama menyusui terkena anemia.

Tetap berpikir positif.

Biasanya yang menjadi kekhawatiran mama menyusui jika berpuasa adalah khawatir badan lemas dan ASI berkurang. Untuk itu mama hamil sebaiknya berpikir positif bahwa rasa laparnya itu bukan karena dia puasa sambil tetap menyusui, melainkan karena orang puasa sudah pasti lapar. Namun, hal demikian bisa diatasi dengan mengkonsumsi cukup makanan dan minuman saat sahur. Untuk ketakutan akan berkurangnya produksi ASI, mama menyusui harus mengingat bahwa ASI tidak akan berkurang selama mama tetap menyusui bayi dan memerah ASI seperti biasa.

Mama bisa menyusui bayi kapan pun, namun, apabila memungkinkan usahakan untuk menyusui bayi di antara waktu buka dengan saat sahur. Untuk mama yang memiliki bayi di bawah usia enam bulan, maka konsultasikan kepada dokter, apakah aman untuk menyusui bayi. Selama bayi kebutuhan ASI-nya tercukupi, berat badannya naik sesuai dengan usianya, bayi tidak nyaman dan tidak rewel, maka biasanya dokter akan mengijinkan mama yang sedang menyusui untuk berpuasa. Selamat menjalankan ibadah puasa di Bulan Ramadhan ya, Ma!



1 Comment on "6 Cara Supaya Mama Menyusui Lancar Berpuasa"

  1. […] berpuasa? Maka sebaiknya, sekarang Mama harus memperhatikan asupan makanan agar kita bisa tetap berpuasa dan menyusui sang anak tanpa kekurangan […]


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Leave a Reply