Highlights

3 Masalah Yang Terjadi Pada Hamil Kebo

Mual dan muntah setiap harinya itu sudah biasa dirasakan oleh ibu hamil. Kejadian ini dinamakan oleh “morning sickness” dimana hal ini akan dirasakan oleh ibu hamil saat usia kandungan hingga 3 – 4 bulan. Karena adanya masalah morning sickness ini tidak jarang membuat semua ibu hamil tidak nafsu makan dan mudah lemas. Di bulan – bulan ini pula, kesehatan wanita hamil selalu bermasalah, sehingga membuat mereka harus bolak balik merasakan rumah sakit.

Tetapi kejadian itu tidak serta merta selalu dirasakan oleh wanita hamil lainnya. Ada juga yang tidak merasakan apapun selama kehamilannya. Semua tergantung dengan sistem kekebalan tubuh masing – masing wanita. Sebab, setiap orang mempunyai sistem kekebalan tubuh yang berbeda sama halnya dengan hormon.

Permasalahan mual dan muntah pada wanita hamil adalah disebabkan karena adanya kiat untuk melindungi tubuh yang berhubungan dengan sistem kekebalan tubuh ibu hamil pada umumnya. Bahkan bukan hanya setiap orang memiliki sistem kekebalan tubuh yang berbeda, tetapi itu juga bisa berbeda setiap kehamilan.

Pada kehamilan pertama, mungkin tubuh akan mengeluarkan reaksi morning sickness dan lain halnya, tetapi pada kehamilan kedua bisa saja semua itu hilang. Tidak merasakan gejala – gejala kehamilan susah biasanya orang menyebut dengan “hamil kebo”.

Penyematan kata “hamil kebo” disasarkan untuk seorang wanita yang sedang hamil minim keluhan masalah. Selama kehamilan, jarang merasakan gejala – gejala kehamilan pada umumnya. Bahkan diawal kehamilannya, mereka tidak merasakan bahwa sedang berbadan dua sebelum ciri – ciri orang hamil lainnya muncul seperti telatnya masa menstruasi.

Mereka akan santai dalam melakukan aktivitas seperti biasa seperti kerja, makan makanan yang seharusnya tidak dikonsumsi oleh ibu hamil, bahkan ada yang masih melakukan olahraga berat seperti fitness atau olahraga lainnya.

Merasakan hamil kebo menjadi keuntungan tersendiri bagi wanita hamil. Kemudahan ini ternyata sangat riskan untuk kehamilannya, karena tidak adanya pantangan dan bisa bebas melakukan apa saja, mereka tidak menjaga kehamilannya dengan benar.

Permasalahan apa yang bisa dirasakan oleh wanita hamil kebo? Dibawah ini beberapa resiko bagi wanita:

  • Kelebihan berat badan (overweight)

Selama kehamilan, berat badan naik secara drastis adalah umum dirasakan. Kenaikan berat badan selama kehamilan pun ada batasannya. Ibu hamil hanya diperbolehkan mengalami kenaikan sekitar 12 – 17 Kg. Bila sudah melewati batasnya, maka itu perlu diawasi dengan hati – hati. Karena bila si ibu mengalami kenaikan dibatas normal, maka akan meningkatkan resiko gangguan kehamilan seperti Preeklampsia, persalinan prematur hingga cacat lahir.

  • Diabetes

Susah mengontrol asupan makan pada ibu hamil kebo, dapat menyebabkan gula darah tinggi. Sudah diketahui, untuk orang yang mengalami gula darah tinggi sangat berisiko apalagi untuk ibu hamil. Ini perlu diperhatikan asupan gula dan karbohidrat yang dikonsumsi oleh ibu hamil apalagi secara genetic berpotensi diabetes.

  • Konstipasi

Konstipasi sering dirasakan oleh semua orang. Ini adalah dimana kondisi sulitnya membuang air besar secara teratur atau yang dikenal dengan sembelit. Masalah ini sering terjadi pada ibu hamil. Karena pola makan yang tidak diatur bisa menjadi salah satu penyebabnya. Penanganannya sangat mudah cukup makan makanan berserat dan memperbanyak konsumsi air putih minimal 8 gelas perhari.

Itu adalah beberapa masalah yang sering terjadi pada ibu hamil kebo. Merasakan hamil tanpa masalah bukan berarti selalu aman dalam kehamilannya.

Jangan sampai, terlena akan hamil kebo tetapi tidak memperhatikan gizi yang masuk. Mau itu merasakan hamil kebo ataupun tidak, memberikan gizi yang terbaik untuk sang buah hati sangat penting untuk orang tua.

Artikel Terkait



0 Comments on "3 Masalah Yang Terjadi Pada Hamil Kebo"


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Leave a Reply